Mirip Aksi dalam Film, Pelaku Dilempari Gas Air Mata, Penangkapan Berlangsung 3 Jam

BERITAWAJO.COM, BANTAENG – Saat penangkapan satu keluarga berdarah dingin di Kabupaten Bantaeng, berlangsung dramatis dan alot. Bahkan para pelaku seakan-akan menyembunyikan sesuatu.

Nyatanya sudah benar. Salah satu dari mereka membunuh Rosmini binti Darwis (18) dengan cara digorok hingga berlumuran darah akibat ulah kakak kandungnya, Rahman (30) dan Supriyanto (20).


Rumah pelaku pembunuh anak kandung di kempung petugas.

Keributan hebat terjadi pada saat itu, Sabtu (9/5/2020) pukul 13.00 Wita hingga memancing perhatian warga sekitar. Polisi dan TNI yang telah datang, justru disuruh membubarkan diri oleh pelaku.

“Salah satu orang yang berada dalam rumah saat itu berbicara tidak jelas dan tidak mau keluar rumah,” kata Kapolres Bantaeng, AKBP Wawan Sumantri, Senin (11/5/2020).

Mereka yang berada dalam rumah bahkan berteriak, di dalam rumahnya itu tidak terjadi apa-apa. Namun lama tak mau keluar, polisi pun mengambil langkah tegas.

Gas air mata yang biasa dipakai membubarkan massa saat aksi unjuk rasa, juga dipakai untuk memberi efek jerah kepada satu keluarga berdarah dingin tersebut.

“Kami sempat tembakkan gas air mata melalui kaca depan rumah. Namun tetap saja para pelaku tak mau keluar. Masyarakat lain pun diminta untuk mundur, para pelaku tetap tidak mau bubar,” tambah Wawan.

Penyanderaan dan pembunuhan itu memakan waktu selama 3 jam lebih 30 menit. Sejak pukul 13.00 hingga 16.30 Wita. Mereka yang disandera adalah Sumang Bin Nuseng (45), Irfandi Bin Reni (18), dan Enal Bin Hari (25). Ketiganya harus menerima luka di tubuhnya, akibat sayatan senjata tajam dari para pelaku pada saat hanya melintas di lokasi.

“Sumang mengalami luka sayatan akibat senjata tajam pada telinga kiri. Enal mengalami luka terbuka akibat senjata tajam pada kepala. Sedangkan Irfandi tidak mengalami luka apapun,” kata Kasubag Humas Polres Bantaeng, Aipda Sandri Ershi.

Satu keluarga bejat itu pun telah ditahan di Mapolres Bantaeng, diantaranya Darwis Bin Daga (50) sebagai suami, Anis Binti Karaeng Pato (50) sebagai istri, Rahman Bin Darwis (30) sebagai anak pertama, Hastuti Binti Darwis (28) sebagai anak kedua, Nurlinda Binti Darwis (21) sebagai anak ketiga, Anto Bin Darwis (20) sebagai anak keempat, Suci Binti Darwis (14) sebagai anak keenam, Ardi Jumasing Bin Jumasing (40) senagai menantu Darwis, dan Rusni Binti Amiruddin (24) juga sebagai menantu Darwis.

Hasil pemeriksaan sementara, motifnya adalah karena malu. Korban Rosmini telah berhubunhan badan dengan Usman bin Sumang (45) adalah sepupunya sendiri.

Ada juga kabar karena pengaruh ilmu hitam yang digunakan oleh para pelaku, hingga terjadi kesurupan massal dalam rumah tangga tersebut.

Demikian berita ini dikutip dari FAJAR.CO.ID untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

0 Response to "Mirip Aksi dalam Film, Pelaku Dilempari Gas Air Mata, Penangkapan Berlangsung 3 Jam"

Post a Comment

Iklan

Iklan Tengah

Iklan Tengah

Iklan